Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisa HD di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Tentara Dr Soedjono Magelang

Kartika Nurmalia Anggraeni, Bambang Sarwono, Sunarmi Sunarmi

Abstract


ABSTRAK

 

Latar Belakang. Hemodialisa merupakan suatu proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme yang digunakan untuk mengoptimalkan fungsi ginjal yang mengalami kegagalan secara permanen. Hemodialisa dapat mengakibatkan terjadinya perubahan pada aspek fisik dan aspek psikologis dalam hidup pasiensatu dan itu dapat menjadi pemicu stressor berlebihan yang dapat menyebabkan depresi. Oleh karena itu, dukungan keluarga sangat diperlukan dalam penatalaksanaan memberikan dukungan kepada pasien.

Tujuan. Mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada pasien yang menajalani terapi hemodialisa.

Metodologi Penelitian. Jenis penelitian ini korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 46 responden dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data didapatkan melalui kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner Hamilton depression rating scale (HDRS). Uji analisa data menggunakan uji Kendall tau.

Hasil penelitian. Menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa.

Kesimpulan. Ada hubungan signifikansi dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa di unit hemodialisa Rumah sakit Tentara dr. Soedjono Magelang.

 

Kata Kunci : dukungan keluarga, tingkat depresi, dan hemodialisa

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jks.2017.12.2.692

Refbacks

  • There are currently no refbacks.