Pengaruh terapi Relaksasi Progresif terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Uji Kompetensi Mahasiswa Tingkat III Akper Muhammadiyah Cirebon

Eyet Hidayat

Abstract


ABSTRACT
A nurse is deemed competent to have a competency certificate obtained through a competency test. Anggraeni Novi (2013): 3rd grader D III Nursing Universitas Pendidikan Indonesia 56% experience anxiety from mild to moderate level in facing competency test. There is an effect of progressive muscle relaxation on anxiety levels in schizophrenic patients in RSJ Bali Province (Laksmi, 2015). This study aims to determine the effect of progressive relaxation therapy to decrease the level of anxiety in the face of nurse competence test at the level III student AKPER Muhammadiyah Cirebon. The study design used "Quasi Experimental Pre-Post Test with Control Group" with progressive relaxation therapy intervention. Population: all students of level III AKPER Muhammadiyah Cirebon with a sample of 72 people. The data collection tool used is an anxienty HARS rating scale (Hamilton Anxienty Rating Scale) measurement questionnaire. The analysis of research results consisted of univariate and bivariate analysis, using percentage, test of t-test and independent t test. Results: There was a significant decrease in anxiety levels in the intervention group after progressive relaxation therapy (p = 0,000). Advice: Progressive relaxation therapy may be applied to decrease anxiety levels among students in the face of competency tests.

Keywords: degree of anxiety and progressive relaxation therapy.

  Abstrak

Seorang perawat dinyatakan kompeten apabila memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh melalui uji kompetensi. Anggraeni Novi (2013) : mahasiswa tingkat III D III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia 56% mengalami kecemasan dari tingkat ringan  sampai sedang dalam menghadapi uji kompetensi. Terdapat  pengaruh  relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia di RSJ Provinsi Bali ( Laksmi, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan dalam menghadapi uji kompetensi perawat pada mahasiswa Tingkat III AKPER Muhammadiyah Cirebon. Desain penelitian menggunakan “Quasi Experimental Pre-Post Test with Control Group” dengan intervensi terapi relaksasi progresif. Populasi : semua mahasiswa tingkat III AKPER Muhammadiyah Cirebon dengan sampel 72 orang.  Alat  pengumpulan data yang dipergunakan adalah kuesioner  pengukuran tingkat kecemasan menggunakan skala HARS (Hamilton Anxienty Rating Scale) Analisis hasil penelitian terdiri atas analisis univariat dan bivariat, dengan menggunakan prosentase, uji Dependen t-Test dan uji independen t test. Hasil penelitian : terdapat penurunan tingkat kecemasan yang bermakna pada kelompok intervensi setelah dilakukan terapi relaksasi progresif ( p = 0,000). Saran : Terapi relaksasi progresif dapat diterapkan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi.                                                        

Kata Kunci : tingkat ansietas dan terapi relaksasi progresif.

Keywords


degree of anxiety and progressive relaxation therapy

Full Text:

PDF

References


Alim, M. (2010). Relaksasi otot progresif. Artikel Zona Psikologi. http://www.psikologizone.com/relaksasi-otot-progresif. Diakses 12 Februari 2016

Anggraeni Novi (2013) Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia : Repository. Upi. Edu Perpustakaan. Upi. Edu.

Casey, A., & Benson, H. (2006). Menggunakan Respon Relaksasi Untuk Menurunkan Tekanan Darah. alih bahasa Nirmala Dewi, Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.

Chen, W.C., Chu, H., Lu, R., Chou, Y.H., Chen, C.H., Chang, Y.C., O’Brien, A.P., Chou, K.R. (2009). Efficacy of progressive muscle relaxation training in reducing anxiety in patients with acute schizophrenia. Jurnal of clinical nursing,

Glaister, B. (2007). Muscle relaxation training for fear reduction of patients with psychological problems: A review of controlled studies. Behav.res.ther.

Kirana Pritasari (2014) Peran Institusi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Lulusan yang Kompeten melalui Uji Kompetensi, Jakarta : Pusat Standarisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan PPSDM Kesehatan.

Lee, J. E dkk. 2012. Monochord sounds and progressive muscle relaxation reduce anxiety and improve relaxation during chemotherapy: A pilot EEG study. Complementary Therapies in Medicine, 20: 409-416.

Manzoni, G.M., Pagnini, F., Castelnuovo, G., Molinari, E. (2008). Relaxation training for anxiety: a ten-years systematic review with meta-analysis. BMC Psychiatry.

Mashudi. 2011. Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Terhadap Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi.

Muthmainatun. (2012). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif (Progressive Muscle Relaxation) Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia di Shelter Gondang I Wukirsari Cangkringan Sleman Yogyakarta. Digilib Fakultas Kedokteran UMY, diakses 22 Februari 2016)

Oktavianis, D. (2010). Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Untuk Menururnkan Tingkat

Stres Pada Pengasuh Lanjut Usia Di Panti Werdha. alumni.unair.ac.id/kumpulanfile /464683 6682_abs.pd, diperoleh tanggal 30 Oktober 2016

Panitia Uji Kompetensi Nasional (2015), Panduan pelaksanaan uji kompetensi bagi mahasiswa Program DIII Keperawatan, DIII Kebidanan dan Profesi Ners, Periode September tahun 2015, Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Purwaningtyas dan Arum Pratiwi. (2008). Pengaruh Relaksasi Progresif Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Skripsi diterbitkan. Kartasura: Fakultas Ilmu Keperawatan UMS.

Purwanto, S. (2008). Pengaruh Pelatihan Relaksasi Religius Untuk Mengurangi Gangguan Insomnia. Dari: http://klinis.wordpress.com. Diakses 24 Oktober 2013. Rekam Medik RSUD Dr. R Soeprapto Cepu. (2013). Cepu :Unublised Data. Diakses 24 Oktober 2016.

Sitralita. (2012). Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Rabu, 01 Agustus 2012 14:06. Diakses pada tanggal 18 Oktober 2013 dari http://www.kesehatan. lansia.com/2012/tingkat-insomnia-padalansia.pdf.

Suprihatin dkk. 2011. Modul Progressive Muscle Relaxation (PMR) Perilaku Kekerasan. Modul diterbitkan. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Virgantari, N.W.W. (2013). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Lansia di Banjar Pangkung Desa Pejaten Kediri Tabanan. Skripsi tidak diterbitkan. Denpasar : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran. Universitas Udayana.

Wahyuni, E.S. (2006). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia di Panti wredha griya asih Lawang kab. Malang. Tugas Akhir Akper (tidak diterbitkan). UMM.

Waluyo, S. (2010). The Book of Antiaging Rahasia Awet Muda Mind-Body-Spirit. Jakarta: Gramedia

Wulandari, P. Y. 2006. Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan Prenatal dalam Menurunkan Kecemasan Menghadapi Persalinan Pertama. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jks.2017.12.2.740

Refbacks

  • There are currently no refbacks.